Apa itu pulsa ?
Semakin berkembangnya zaman, kemajuan teknologi semakin tinggi. Begitu juga kemajuan teknologi telepon seluler yaitu sebuah alat komunikasi yang membutuhkan pulsa.Setiap hari, dimanapun, kapanpun, kita selalu mendengar atu melihat kios/konter pulsa. Pulsa seolah telah menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat modern saat ini.
Tapi meskipun telah begitu banyak dan sering membeli pulsa, tahukah Anda apa definisi/arti dari kata pulsa?
Jika Anda mencari di Wikipedia, Anda tidak akan menemukan arti atau definisi dari kata pulsa. Begitu juga jika anda mencarinya di situs web lain. Malah Anda mungkin akan dibawa ke situs yang aneh dan tidak jelas.
Pulsa Elektronik/Ekektrik dibangun dari dua suku kata, yaitu : pulsa dan elektronik.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, pulsa adalah :
1. Denyut nadi yang terjadi karena detak jantung.
2. Satuan dalam perhitungan biaya telepon.
3. Tegangan atau arus yang berlangsung beberapa lama berbentuk segi empat atau gelombang sinus ;
4. Mus rangkaian denyutan berulang secara teratur yang terasa dalam musik, jika pulsa itu terdengar disebut ketukan.
Sedangkan Elektronik/Elektrik berarti :
elek-tro-nik/elektronik adalah alat yang dibuat berdasarkan prinsip elektronika, hal atau benda yang menggunakan alat-alat yang dibentuk atas dasar elektronika.
Alih-alih mendapatkan penjelasan , pengertian di Kamus Besar Bahasa Indonesia malah tampak semakin menbingungkan.Namun, sepintas kita dapat melihat bahwa pengertian pulsa adalah sebagai satuan perhitungan biaya telepon yang nampaknya berbanding terbalik dengan asumsi awam masyarakat terhadap 'Pulsa Elektronik' sebagai nominal penambah kredit pulsa.
Inilah salah kaprah yang terlanjur mengendap di masyarakat kita.
Padahal pada saat itu seseungguhnya yang dimaksudkan seharusnya adalah voucher, atau yang dalam bahasa Inggris disebut sebagai "prepaid credits." Voucher inilah yanga dapat berwujud "fisik" (kartu yang berisi kode pengisian pulsa) maupn "non-fisik/elektrik" (ditrasfer langsung melalui media elektronik).
Dan sering juga disebut sebagai "voucher isi ulang " karena memang berfungsi untuk menambah/mengisi ulang nilai kredit pulsa.
Jadi mulai sekarang, jika ada penggunaan kata "Pulsa Fisik" dan "Pulsa Non-Fisik/Elektrik/Elektronik" maka harap diingat bahwa hal itu sebenarnya merujuk pada "Voucher Isi Ulang Fisik" dan " Voucher Isi Ulang Non-Fisik/Elektrik/Elektronik" juga.
Jika dilihat dari kedua arti tersebut, tentu kita akan memilih yang nomor 2. Karena kebanyakan dari kita mengenal kata pulsa setelah kita mulai mengenal dan menggunakan handphone.
Dengan begitu kita bisa menarik kesimpulan bahwa pulsa adalah sejenis uang namun berbentuk tidak nyata dan hanya bisa ditukar dengan waktu telepon dan jumlah sms atau paket internet.
Pulsa telah menjadi kebutuhan sehari-hari, bisa dibilang pulsa adalah kebutuhan utama disamping beras.
Bagaimana tidak?
Jika dihitung pengeluarang anggaran untuk pembelian pulsa anggota keluarga dengan anggaran belanja beras dalam sebulan, di kota-kota besar seperti Jakarta pasti anggaran yang lebih besar diambil alih oleh pulsa.
Setiap harinya, jumlah pengguna telepon genggam semakin bertambah. Satu orang bisa mengguanakan 2, 3, bahkan bisa sampai 4 handphone sekaligus.
Untuk orang-orang terntentu bisa menggunakan handphone lebih dari empat.
Kebanyakan pengguna pengguna telepon seluler menggunakan kartu prabayar dibanding dengan pascabayar. Dan tentu jenis kartu seperti ini memerlukan pengisian pulsa sebelum bisa digunakan, berbeda dengan kartu pascabayar yang bisa digunakan terlebih dahulu baru kemudian dibayarkan sejumlah pulsa yang telah dipakai.
Seiring pertumbuhan pengguna handpone, konter penyedia isi ulang pulsa bermunculan dimana-mana dan bahkan sekarang sudah banyak bermunculan server pulsa, distributor pulsa yang memasarkan produk pulsanya secara online.
Seperti yang sebelumnya telah disinggung, pulsa memiliki dua tipe penayaran.
Tipe prabayar adalah tipe pembayaran pulsa dilakukan sebelum digunakan. Seperti membeli barang yang lainnya. Bayar dulu kemudian baru bisa dugunakan, sedangkan tipe pascabayar adalah tipe sebaiknya, digunakan dulu baru kemudian dibayar.
Sekitar 8 tahun yang lalu, banyak yang berminat meneggunakan pulsa pascabayar, dikarenakan harganya yang lebih murah dan kita tidak perlu takut tiba-tiba kehabisan pulsa.
Namun sekarang, orang-orang beralih dan lebih suka menggunakan pulsa pascabayar. Selain sekarang harganya jauh lebih murah, bonusnya juga semakin banyak dan variatif.
Jika kita melihat koran, televisi, majalah ataupun media semacamnya, pasti banyak iklan disertai promo-promo yang ditawarkan.
Dari bonus sms, bonus menelepon, maupun bonus internetan dan lain sebagainya. Ada yang dengan hanya bayar sedikit bisa menelepon sepuasnya. Bahkan ada yang bertarif 0,- untuk sms ke sesama operator.
Masing-masing operator pulsa perang tarif untuk menarik konsumen sebanyak-banyaknya. Dan dengan adanya perang tarif tersebut, tentu yang diuntungkan adalah pengguna dan pembeli.
Perbandingan harga penggunaan pulsa sekarang ini telah sangat berbeda dengan pada saat awal-awal dikeluarkannya telepon seluler. Dulu, tarif 500 per-sms atau 350 per-sms sudah dianggap sangat murah.
Namun jika tarif tersebut dipasang sekarang, tentu konsumen akan pergi ke operator lain yang lebih murah.
Sekarang mendapatkan pulsa prabayar sangat mudah, mungkin itu juga yang menjadi salah satu faktor yang mendorong banyak orang beralih menjadi pengguna pulsa prabayar.
Dulu, jika kita menggunakan pulsa prabayar dan pulsa tiba-tiba habis, kita harus mencari konter pulsa yang jarakya belum tentu dekat dengan rumah kita, namun sekarang, sangat banyak cara yang bisa digunakan.
Apalagi untuk bisnis pulsa, siapa saja bisa menjalankannya. Anak-anak SMA zaman sekarang pun sudah banyak yang menjalankan bisnis pulsa sebagai usaha sampingan.
Pembelian pulsa lewat ATM juga sudah bisa dilakukan dan tarif pulsa pun sudah semakin murah. jadi tidak akan cepat habis digunakan.
Jenisnya pun ada yang dalam bentuk fisik maupun elektrik. Konter-konter pulsa pada saat ini sudah bisa melayani pulsa baik fisik maupun non fisik bahkan bisa juga melayani pembayaran ppob seperti pembayaran pdam, tv prabayar maupun pascabayar, pembayaran listrik dan lain sebagainya.
Sebenarnya, penggunaan pulsa pascabayar juga memiliki kelebihan, yaitu kita tidak akan kehabisan pulsa. Kapanpun kita menelepon, sms ataupun menggunakan internet, sebanyak apapun kita menggunakannya, pulsa tidak akan habis.
Namun kelemahannya adalah jika kita tidak bisa mengontrol penggunaannya, tagihan di akhir bulan akan sangat tinggi. Belum lagi ditambah dengan abodemennya.
Sedangkan kelebihan pulsa prabayar adalah bisa digunakan sesuai kebutuhan tanpa harus dipusingkan tagihan bulanan.
Dan adapun kelemahannya adalah bila Anda tinggal jauh dari keramaian kota maka Anda akan sulit mendapatkan pulsa prabayar (Elektrik maupun Fisik/Voucher).
Pulsa elektrik dan voucher memiliki dua perbedaan, diantaranya adalah :
- Pulsa elektrik dikirim melalui server/sms/telepon/Internet/ATM.
- Pulsa Fisik/Voucher berupa kartu isi ulang yang berisi beberapa digit nomor yang dirahasiakan dibalik screen abu-abu yang harus digosok untuk melihat angka yang tertera didalamnya.
Seperti yang telah saya jelaskan sebelumnya perbedaan ini hanya menyangkut masalah bentuk saja, tarif dan promo yang ada tetap sama. Tidak ada yang dikurangi atau ditambahkan.
Ada orang yang lebih suka menggunakan voucher dan ada orang yang lebih suka mennggunakan elektrik. Semua tergantung dari pribadi masing-masing.
Berikut dibawah ini adalah Provider-Provider pelengkap kebutuhan komunikasi Anda :
GSM
Telkomsel
GSM
Telkomsel
- Pascabayar : Kartu Halo
- Prabayar : Simpati, Kartu As
Indosat
- Pasabayar : Indosat Matrix, Matrix
- Prabayar : IM3, Indosat Mentari, Mentari
Axis Telkom Indonesia
- Prabayar dan Pascabayar : Axis
XL Axiata, XL
- Prabayar dan Pascabayar : XL
- Prabayar : Hauraa
Hutchison 3 (Three) Indonesia
- Prabayar dan Pascabayar : 3 (telekomunikasi), 3 (three)
Pasifik Satelit Nusantara (PSN)
- ByRU PASTI (CDMA)
Bakrie Telkom
- Prabayar dan Pascabayar : Esia, Wifone (Nomor Prefix berdasarkan Kode Area/PSTN)
Telkom Indonesia, Telkom
- Prabayar dan Pascabayar : Flexi (Nomor Prefix berdasarkan Kode Area/PSTN)
Sampoerna Telekomunikasi Indonesia, Sampoerna Telkom
- Prabayar dan Pascabayar : Ceria (telepon seluler), Ceria- no awalan 0828 dan PSTN)
Smartfren, Smartfren Telecom
- Prabayar dan Pascabayar : Smartfren - no awalan 0881, 0882, 0883, 0884, 0885, 0886, 0887, 0887, 0888, 0889 dan PSTN)
GSM 3G/3,5 G
- Telkomsel (hingga 3,6 Mbps)
- Indosat M2 (hingga 3,6 Mbps)
- XL Axiata, XL (hingga 3,6 Mbps)
- 3 (telekomunikasi), 3 Indonesia (hingga 3,6 Mbps)
- Axis (hingga 3,6 Mbps)
- Hauraa (hingga 3,6 Mbps)
CDMA EV-DO
==== Revision 0====
- AHA (hingga 2 Mbps)
- Smartfren (hingga 2 Mbps)
- Ceria (telekomunikasi), Ceria (2 Mbps)
- TelekomFlexi (hingga 3 Mbps)
==== Revision A ====
- AHA (hingga 3,1 Mbps)
- Smartfren (hingga 3,1 Mbps)
- Ceria (telekomunikasi), Ceria (3,1 Mbps)
- TelekomFlexi (hingga 5 Mbps)]
==== Revision B ====
- Smartfren (hingga 9,3 Mbps)
- TelkomFlexi (hingga 10 Mbps)
==== Revision B Fase 2 ====
- Smartfren (hingga 14,7 Mbps)
=== Daftar Kose SLI di Indonesia ===
Telkom
- IDD ; 007
- VoIP ; 01017
Indosat
- IDD ; 001, 008
- VoIP ; 01016
Bakrie Telkom
- IDD ; 009
3 Indonesia
- VoIP ; 01008, 01089
Axis
- VoIP ; 01012
XL
- VoIP ; 01000
Terima kasih artikelnya mudah dipahami dan sangat bermanfaat.
BalasHapusMampir gan ke web ane www.agenpulsatermurah.net
.
Info Penting Wirausaha Pulsa:
.
Yuk gabung jualan pulsa bersama kami, selain harganya paling murah juga kita bantu kalian lho sampai bisa jualan sendiri dan menghasilkan.
.
Kapan lagi bisa jual pulsa semudah ini
.
Buruan DAFTAR!!! :):):)
klik http://agenpulsatermurah.net/cara-daftar.php